Sabtu, Februari 18, 2012

Proyek Pentagon 'AVATAR' : Sama Seperti Filmnya, Tapi Menggunakan Robot Bukan Alien

Seorang tentara mendiami (merasuk) ke dalam sebuah tubuh/mechanical bodies of android dan dengan menggunakan tubuh tersebutlah tentara itu bertempur di medan perang. Atau serangan dari sebuah teknologi canggih berupa sinar laser tingkat tinggi yang dapat melenyapkan target dalam sekejap, namun serangan itu dapat diatasi dengan teknologi yang canggih pula.

Proyek Pentagon
Jake pada film AVATAR dengan senjatanya
Jika anda memiliki "Taste" pada film seperti ini, anda jelas telah melihat kedua teknologi tersebut di layar lebar/televisi. Nah, sekarang DARPA, Badan yang melakukan riset yang tak lazim milik Pentagon akan mewujudkannya kedalam dunia nyata.

Dari anggaran sebesar 2,8 miliar Dolar untuk tahun 2013 telah dikucurkan dana sebesar 7 juta dolar untuk proyek yang berjudul "AVATAR". Proyek ini diresmikan pada hari Senin lalu (13 Feb 2012). Dilihat dari nama judul proyeknya saja bisa jadi masyarakat sudah bisa menebak tujuan dari proyek ini. Menurut badan tersebut, proyek AVATAR akan mengembangkan program interfaces dan algoritma yang memungkinkan tentara secara efektif dapat bermitra dengan mesin Semi Autonomous Bi-Pedal dan mesin tersebut bertindak sebagai pengganti prajurit tersebut di medan tempur.

DARPA melanjutkan, untuk melakukan pekerjaan rumit dan sulit di medan perang, maka robot yang digunakan harus cerdas dan gesit. Termasuk adanya ruang clearing, sentral kontrol dan pemulihan atas tenaga atau kerusakan.

Freaky? Tapi inisiatif ini akan mendorong kemajuan penelitian robotika DARPA. Sebelumnya, lembaga ini juga sudah melakukan riset mengenai robot autonomous, robot yang "hidup" seperti Petman (humanoid tanpa kepala) yang dapat menirukan fisiologi seorang prajurit dan Alphadog (robot raksasa berkaki empat) yang dimaksudkan untuk membawa perlengkapan selama pertempuran.
robot tanpa kepala amerika
Petman

DARPA juga merilis sebuah video baru dari Alphadog yang melintasi hutan. Lembaga ini jelas menginginkan sebuah robot yang dapat berinteraksi dengan tentara secara alami seperti halnya hewan terlatih yang dilatih pawangnya. Bahkan sedang ada rancangan agar sebuah robot dapat menerima perintah visual dan audio dari manusia (tentara).

raksasa berkaki 4 yang dapat membawa perlengkapan perang
Alphadog

Berdasarkan uraian DARPA tentang proyek AVATAR yang mencatat sebuah kemajuan penting dalam Telepresence and Remote Operation of Ground System, dimungkinkan badan itu telah mampu mensinergikan antara robot dan tentara atau bahkan lebih dari itu. Mereka tidak mengatakan caranya, tapi DARPA sudah menemukan robot yang dapat dikontrol dengan kekuatan fikiran saja.

Proyek AVATAR bukan hanya menjadi satu-satunya proyek DARPA dalam anggaran baru mereka. Ada juga proyek Counter Laser Technologies (CLT) yang menghabiskan dana 4,1 juta Dolar. Proyek ini bertujuan untuk melindungi militer dari serangan energi tinggi laser atau bahkan menggagalkan serangan yang potensial. Tapi proyek ini tidak diuraikan secara spesifik.

Sangat jelas, anggaran Pentagon akan semakin menipis bila tidak menghentikan para pemimpi DARPA dari menonton film fiksi ilmiah. Ups.. hehe...